• Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
Rabu, 21 Januari 2026
-18 °c
  • Login
Surabaya Today
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks
No Result
View All Result
Surabaya Today
No Result
View All Result
Home Headlines

Sebut Islam Agama Krisis, Golkar Desak Presiden Prancis Minta Maaf ke Muslim Sedunia

by Redaksi
Minggu, 1 November 2020

Surabayatoday.id, Surabaya – Presiden Prancis, Emmanuel Macron menyebut pemuatan kartun Nabi Muhammad SAW merupakan kebebasan berekspresi. Macron juga menyebut Islam agama yang sedang mengalami krisis.

Emmanuel Macron pun menuai banyak kecaman. Bahkan negara-negara Timur Tengah menggaungkan agar segala bentuk produk Prancis diboikot.

Atas statemen presiden Prancis ini pula, Ketua DPD Golkar Jatim, Muhammad Sarmuji angkat bicara. Anggota DPR RI tersebut menegaskan, Macron tak sepantasnya mengeluarkan pernyataaan semacam itu.

Sarmuji pun menyatakan Golkar secara tegas mendesak Macron untuk meminta maaf kepada muslin sedunia. “Ini melukai hari umat Islam. Macron harus minta maaf kepada muslim sedunia,” kata Sarmuji, Minggu (1/11).

BACA JUGA:  East Java Investival 2020, Gong untuk Gaet Investor

Menurut Cak Sar, sapaan akrab Sarmuji, radikalisme tidak ada dalam ajaran semua agama. Ia juga menegaskan Islam tidak sedang mengalami krisis.

“Secara umum Islam yang damai justru berkembang dan menjadi arus utama perkembangan Islam dunia,” kata dia.

Sedangkan tentang pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron tentang kebebasan berekspresi, ia tidak sependapat. Baginya, kebebasan berekspresi boleh, tapi tidak kebablasan. Selain itu juga tidak menyinggung umat beragama yang lain.

Karena itu Sarmuji mengutuk kebebasan berekspresi itu jika dapat menghancurkan harmoni dunia, seperti karikatur nabi. “Kita membutuhkan kearifan sebagai warga global untuk tidak saling menyakiti satu dengan yang lain. Presiden Prancis seharusnya mengerti sejak lama bahwa pembuatan dan penayangan karikatur Nabi Muhammad menyinggung perasaan umat Islam,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Gubernur Khofifah Optimistis Jatim Jadi Simpul Ekonomi Dunia

Sarmuji juga mendukung pernyataan Presiden Jokowi yang mengecam Presiden Prancis. Sarmuji mengatakan,  Jokowi sedang mengajari Prancis untuk menggunakan kebebasan secara proporsional dan bertanggung jawab agar perdamaian dunia dapat diwujudkan.

“Presiden Prancis sudah seharusnya meminta maaf secara terbuka untuk meredakan ketegangan yang timbul atas pernyataannya,” tegas Cak Sar.

Ia pun berharap, kasus ini menjadi yang terakhir dan menjadi pelajaran penting bagi semua pemimpin dan tokoh dunia. “Tuntutan untuk meciptakan dunia yang lebih damai tidak hanya diarahkan kepada satu kelompok tertentu tetapi menjadi kewajiban bagi semua warga dunia,” kata Sarmuji. (ST01)

BACA JUGA:  Peringatan Nuzulul Quran di Kota Mojokerto, Pentingnya Alquran Sebagai Referensi Akhlak Umat Islam
Tags: Emmanuel MacronGolkarIslamKarikaturMinta MaafPresiden PrancisSarmuji
ShareTweetSendShareSend

Related Posts

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

Berita Terkini

Founders Bootcamp 2026 akan berlangsung pada 23 Januari 2026 di Balai Pemuda Surabaya.

Founders Bootcamp 2026 Segera Hadir di Surabaya, Ajak Calon Founder Siapkan Diri Sebelum Bangun Usaha

Rabu, 21 Januari 2026
Konferensi pers tentang terkait mekanisme pencairan upah bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu di Pemkot Surabaya.

Patuh Regulasi Pusat, Pengupahan PPPK-PW Pemkot Surabaya Ikuti KepmenPAN-RB dan SE Kemendagri

Rabu, 21 Januari 2026
Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima silaturrahmi jajaran PWNU Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Gubernur Khofifah Dukung PWNU Jatim Gelar Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang

Rabu, 21 Januari 2026

Pariwisata Surabaya Tumbuh Positif, Kunjungan Wisatawan Tembus 25,4 Juta Sepanjang 2025

Rabu, 21 Januari 2026

BRIDA Surabaya Luncurkan SI EPID, Perkuat Tata Kelola Inovasi Menuju World Class Smart City

Rabu, 21 Januari 2026
Surabaya Today

© 2019 Surabaya Today

Navigate Site

  • Redaksi
  • Contact
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Politik & Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Ekbis
  • Serba Serbi
    • Olahraga
    • Sosbud
  • Daerah
  • Advertorial
  • Indeks

© 2019 Surabaya Today

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In